Jamuan Ngopi Rame-rame Akan Digelar di Banyuwangi Besok

Home / Gaya Hidup / Jamuan Ngopi Rame-rame Akan Digelar di Banyuwangi Besok
Jamuan Ngopi Rame-rame Akan Digelar di Banyuwangi Besok Jambore kopi Banyuwangi Jamu ngambe Kopi Rame-rame (FOTO: Istimewa)

TIMESMANADO, BANYUWANGI – Besok, Sabtu (7/12/2019) Kabupaten Banyuwangi akan menggelar acara Jamuan Ngopi Rame-rame (Jambore).

Acara Jambore Kopi ini akan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (7-8/12/2019) pada dua tempat, yakni di halaman SMP Kisgoro Kalipuro dan di Lingkungan Suko, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro.

Kegiatan penuh cita rasa dan aroma kafein ini, akan diikuti oleh sejumlah kelompok petani kopi se Kabupaten Banyuwangi dan juga petani kopi dari Kabupaten tetangga. Selain itu, kegiatan ini juga bakal melibatkan puluhan pengusaha yang bergerak dalam sektor ekonomi Bumi Blambangan serta diikuti juga oleh para pelaku UKM, IKM Kabupaten Banyuwangi.

Puncaknya, pada hari Minggu (8/12/2019), akan digelar acara gesah bareng. Rencananya, dialog ini akan dihadiri Dewan Kopi Nasional, para pebisnis khususnya yang bergerak di bidang kopi, para pelaku usaha kopi, perbankan, pegiat sektor pariwisata termasuk pengurus Kamar Dagang Indonesia Jawa Timur.

Diantaranya, Anton Apriyantono, yakni Ketua Dewan Kopi Indonesia (Menteri Pertanian Era Kabinet SBY), Yuli Edi Subagyo, Kepala BAPPEBTI. Hadir juga sebagai narasumber, M. Syukri Machmud, Ketua umum ASATI (Asosiasi Sales Travel Indonesia) dan Khoirul Anwar, CEO Media TIMES Indonesia.

Setelah kegiatan diskusi selesai, seluruh peserta yang hadir akan diajak terjun langsung dalam proses kopi. Meliputi, menanam kopi, cara merawat kopi, petik kopi, merendam, menggiling hingga pada tahap sangrai kopi. Tidak hanya itu saja, peserta juga akan di ajak untuk belajar bagaimana meroasting dan menyeduh kopi yang benar, sehingga menciptakan rasa yang nikmat dan aroma yang kuat.

Kepada TIMES Indonesia, salah satu panitia acara Jambore, Slamet Habibi mengatakan tujuan diadakannya kegiatan Jambore Kopi Banyuwangi Tahun 2019, adalah untuk mempertemukan dan mengumpulkan para pelaku kopi mulai dari para petani kopi, pegiat kopi hingga pengusaha dan pebisnis kopi.

Menurutnya, selain sebagai media interaksi masyarakat petani dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat petani untuk meningkatkan hasil kopi yang lebih berkualitas.

"Untuk mendorong kreatifitas masyarakat dalam mengolah kopi yang tidak hanya di olah sebagai minuman saja, akan tetapi bisa dimanfaatkan atau diolah menjadi produk- produk turunan atau olahan lain agar mudah dikenal oleh publik atau masyarakat luas," kata Habibi, Jumat (6/12/2019).

Menurut data dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi tahun 2019, di Indonesia, per tahun konsumsi kopi mencapai 1,5 kilogram per kapita. Di Jepang sendiri, mencapai 5 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan di Finlandia mencapai 12 kilogram per kapita per tahun. Jika naik 4 kilogram per kapita per tahun maka kebutuhan kopi dalam negeri akan tembus 1 juta ton, dan salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia adalah Kabupaten Banyuwangi.

"Salah satunya adalah Kelurahan Gombengsari yang memiliki luas lahan 339 hektar dengan menghasilkan 420,5 ton kopi per tahun," katanya.

Kata Jambore yang digunakan sebagai sampul kegiatan ini, bukanlah istilah yang sama seperti yang digunakan oleh para Pramuka dalam acara pertemuan penggalang dalam sebuah perkemahan. Menurutnya, Jambore di sini merupakan sebuah singkatan yang artinya adalah Jamuan Ngombe Kopi Rame-Rame.

Sedangkan untuk upaya tindak lanjut dalam acara Jambore Kopi Banyuwangi Tahun 2019 ini, merupakan jurus pamungkas untuk mengajak para peserta menemukan goal akan jawaban persoalan pemanfaatan serta pengembangan sektor usaha produksi kopi.

Diharapkan dari hasil acara Jamuan Ngopi Rame-rame ini, percepatan pertumbuhan perekonomian para petani kopi di Banyuwangi khususnya, dapat ditindak lanjuti dan Jambore Kopi dapat diagendakan setiap tahun. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com