Ngamen Bersama Didik Ninik Thowok untuk Sumbangan Seniman Sepuh

Home / Gaya Hidup / Ngamen Bersama Didik Ninik Thowok untuk Sumbangan Seniman Sepuh
Ngamen Bersama Didik Ninik Thowok untuk Sumbangan Seniman Sepuh Penampilan para seniman Malang Raya dalam Ngamen Bersama Didik Ninik Thowok ramaikan Malang Town Square hari ini (6/12/2019) dalam rangka donasi untuk seniman sepuh. (FOTO: Widya Amalia/TIMES Indonesia)

TIMESMANADO, MALANGNgamen Bersama Didik Ninik Thowok ramaikan Malang Town Square hari ini, Jumat (6/12/2019). Hasil dari acara ini untuk didonasikan kepada seniman sepuh.

Tepatnya, donasi ini akan diberikan kepada seniman yang sudah berusia lanjut, dan kurang beruntung di Malang Raya.

Acara ini dimeriahkan oleh berbagai penampilan para pelaku seni dan kebudayaan. Antaranya tampilan tari Remo, Tari Jaranan DOR asal Jabung, Tari Angkrok Sawah dan sejumlah atraksi seni lain.

Didik-Ninik-Thowok-b.jpg

Didik Ninik Thowok, seniman penari legendaris ini juga tampil dengan memukau. Dengan kebayanya yang berwarna merah muda kehijauan.

Dia menyambut penonton dengan ramah dan khas. "Terima kasih kepada seluruh penonton yang sudah menyumbang, jangan hanya membuka kamera, namun juga membuka dompet dan berbagi," papar Mas Didik, panggilan akrabnya.

Acara ini digelar di hall ground Malang Town Square, ratusan orang datang dan bertepuk tangan meriah. Baru setengah jalannya acara, sumpangan mencapai 17 juta rupiah. Mas Didik mengaku bersyukur dengan apresiasi dan simpati masyarakat Kota Malang.

Sumbangan juga datang dari kalangan seniman muda yang lain. Beberapa artis keroncong datang untuk memberikan sumbangan secara langsung.

Didik-Ninik-Thowok-c.jpg

Menurut koordinator acara, Mey Saphira, mengungkapkan latar belakang acara ini digelar usai melihat kondisi salah satu seniman di Kota Malang, Matali, yang sakit kritis.

"Mas Didik ini dekat dengan Pak Yogi," jelasnya.

Matali adalah dalang Wayang Malangan. Matali telah melahirkan generasi dalang muda yang bertalenta hingga ke luar negeri. Namun ironis, tidak ada yang memperhatikan nasibnya.

"Seniman yang perlu dibantu sudah sepuh itu tidak sedikit," tambah Mey.

Selain berharap Pak Matali sehat kembali, dia juga ingin agar acara Ngamen Bersama Didik Ninik Thowok ini mampu menumbuhkan rasa 'tidak sendiri' bagi para seniman sepuh yang ada di Malang Raya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com