Mengapa Perayaan Imlek Identik dengan Warna Merah?

Home / Gaya Hidup / Mengapa Perayaan Imlek Identik dengan Warna Merah?
Mengapa Perayaan Imlek Identik dengan Warna Merah? ILUSTRASI -Perayaan Imlek. (FOTO: Xplode Magazine)

TIMESMANADO, JAKARTA – Menjelang Imlek 2020 banyak ornamen atau baju dengan warna merah yang dipajang dan dijual di toko-toko pusat perbelanjaan. Ternyata adanya warna merah saat perayaan Imlek bukanlah tanpa alasan. 

Warna merah memiliki makna khusus. David Kwa, seorang budayawan Tionghoa, dilansir dari National Geographic, menjelaskan bahwa warna merah berarti kebahagiaan.

Kwa menuturkan, warna merah merupakan unsur dari “yang”. Warna merah dianggap sebagai warna panas, warna matahari, api, sehingga diharapkan dapat memberikan suasana kebahagiaan.

Warna merah menjadi simbol pengharapan di tahun baru, bahwa segala kesedihan dan kegelapan akan sirna digantikan dengan kebahagiaan.

Kemudian, warna merah ini juga menurut seseorang yang mempraktekan feng shui tradisional, sekaligus penulis “78 Tips Menambah Hoki Anda”, Suhana Lim, menjelaskan soal makna warna merah dalam Imlek, dikutip dari phinemo.com.

Menurut Suhana, selain memiliki makna kebahagiaan, warna merah juga dianggap sebagai simbol dari kebaikan hati, kebenaran, dan ketulusan hati.

Selain warna merah, orang Tionghoa juga menggunakan warna kuning atau warna keemasan saat perataan imlek. Warna itu disebut memiliki makna keagungan atau kewibawaan.

Selaras dengan warna merah, kuning juga dianggap sebagai lambang kemakmuran. Dengan demikian, warna kuning dan emas diharapkan dapat membawa aura positif bagi masyarakat, khususnya dalam perayaan Imlek 2020 ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com